Dukun Pengganda UANG Telah Menelan Banyak Korban Jiwa
Berita Hot - Polisi mengungkap korban ketiga yang dibunuh oleh dukun penggandaan uang di Batang, Muslimin (45). Korban bernama Muhamad Lutfi Abdilah bin Sopyan (26) dibunuh karena terlalu banyak utang.
"Ini korban ketiga yang kita temukan pelaku nya hanya satu (Muslimin), namun kasus nya beda lagi. Kalau yang ketiga (Lutfi) ini kasusnya utang piutang," katanya Kapolres Batang, AKBP Edi Suranta Sinulingga, Sabtu (16/12/2017).
Jasad Lutfi ditemukan di kebun yang tak jauh dari rumah pelaku.
Baca Selengkap nya >>
Terungkapnya pembunuhan Lutfi berawal dari laporan ayah korban, Sofyan kepada polisi. Sofyan mengatakan anaknya hilang sejak berpamitan akan bertemu dengan Muslimin.
Berdasarkan laporan tersebut polisi kembali memeriksa Muslimin yang biasa dipanggil Limin ini.
"Kita dalami dan ternyata benar. Ada pengakuan tersangka, dia membunuh Luthfi," katanya.
Polisi tak menutup kemungkinan adanya korban lagi yang belum terungkap. Untuk itu dia mengimbau warga yang kehilangan keluarganya untuk melapor.
"Silakan saja bagi warga masyarakat Gringsing (Batang) dan sekitarnya, bila punya keluarga yang meningggalkan rumah tanpa keterangan yang pasti bisa datang ke polsek untuk kita dalami apakah ada kaitanya dengan kasus yang kami tangani ini," imbau Edi.
"Ini korban ketiga yang kita temukan pelaku nya hanya satu (Muslimin), namun kasus nya beda lagi. Kalau yang ketiga (Lutfi) ini kasusnya utang piutang," katanya Kapolres Batang, AKBP Edi Suranta Sinulingga, Sabtu (16/12/2017).
Jasad Lutfi ditemukan di kebun yang tak jauh dari rumah pelaku.
Baca Selengkap nya >>
Terungkapnya pembunuhan Lutfi berawal dari laporan ayah korban, Sofyan kepada polisi. Sofyan mengatakan anaknya hilang sejak berpamitan akan bertemu dengan Muslimin.
Berdasarkan laporan tersebut polisi kembali memeriksa Muslimin yang biasa dipanggil Limin ini.
"Kita dalami dan ternyata benar. Ada pengakuan tersangka, dia membunuh Luthfi," katanya.
Polisi tak menutup kemungkinan adanya korban lagi yang belum terungkap. Untuk itu dia mengimbau warga yang kehilangan keluarganya untuk melapor.
"Silakan saja bagi warga masyarakat Gringsing (Batang) dan sekitarnya, bila punya keluarga yang meningggalkan rumah tanpa keterangan yang pasti bisa datang ke polsek untuk kita dalami apakah ada kaitanya dengan kasus yang kami tangani ini," imbau Edi.

Komentar
Posting Komentar